Tani Merdeka Sinjai Perkuat Sinergi dengan Kementan, Fokus Alsintan dan Pengembangan Perkebunan

Bone , PB – Pengurus DPD TMI (Tani Merdeka Indonesia) Kabupaten Sinjai aktif menjalin koordinasi dengan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk memperkuat sinergi pembangunan pertanian di Sinjai. Pertemuan dengan Direktur Alsintan Alat dan Mesin Pertanian pada Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Ditjen PSP), Dr. Fausiah T. Ladja, S.P., M.Si., dan Balai Besar Perbenihan dan Pelindungan Tanaman Perkebunan Surabaya (BBPPTP) Surabaya pada Direktorat Jenderal Perkebunan, Andi Faisal, S.P., M.P., dilaksanakan pada hari Sabtu, 17 Januari 2026, di kediaman Andi Faisal di Bola Ajue Lerang, Kecamatan Mare, Kabupaten Bone.

Ketua DPD TMI Kabupaten Sinjai, Muh Arfin, didampingi oleh Awaluddin Adil (Sekretaris), Musaddaq (Ketua OKK), dan Rosham Hamid (Ketua Sosial dan Mitigasi Bencana), melakukan silaturahmi dengan tujuan memperkuat sinergi antara TMI sebagai organisasi petani dengan Kementan. Fokus utama pembahasan adalah penyediaan alat mesin pertanian (Alsintan) dan pengembangan tanaman perkebunan, khususnya cacao dan kopi, di Kabupaten Sinjai.

Dalam pertemuan tersebut, ditekankan pentingnya sinergi untuk mendorong TMI menjadi mitra strategis Kementan dalam pembangunan pertanian di wilayah Sinjai, Sulawesi Selatan, demi mempercepat pencapaian swasembada pangan.

TMI akan berfokus pada pendampingan petani, penyaluran bantuan Alsintan, dan memastikan ketersediaan sarana produksi pertanian. Hal ini sejalan dengan upaya modernisasi pertanian melalui bantuan Alsintan dan penanganan berbagai masalah pertanian.

TMI juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Kementan RI atas kebijakan penurunan harga pupuk subsidi sebesar 20 persen, yang dinilai sangat membantu petani di Sinjai.

Dr. Fausiah menyambut baik kunjungan Pengurus DPD TMI Kabupaten Sinjai dan menyatakan komitmennya untuk membantu meningkatkan produktivitas pertanian di Sinjai, demi menyukseskan program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Andi Faisal, SP, MP menyampaikan bahwa program di sektor perkebunan akan fokus pada komoditas cacao, kopi, dan kelapa dalam. Ia juga menginformasikan bahwa Kabupaten Sinjai akan menerima bantuan bibit cacao dan kopi pada tahun 2026.