Terkait Isu IPAL, Pengelola SPPG Sindang Mulya Siap Penuhi Standar SOP

Lebak , Banten, PB — Pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sindang Mulya, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Banten memberikan penjelasan resmi terkait sejumlah pemberitaan yang menyebut pembangunan dan pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di lokasi tersebut dikerjakan tanpa standar yang baik.

Sebagai perwakilan pengelola, Ulfa menegaskan bahwa tuduhan yang beredar di media itu tidak beralasan. Ia menyatakan pihaknya senantiasa melakukan perbaikan dan penyempurnaan fasilitas sebagai bentuk tanggung jawab serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

“Kami ingin meluruskan informasi yang beredar. Tidak benar jika dikatakan IPAL di sini dibangun dan dikelola secara asal-asalan. Justru kami terus melakukan pembenahan dan peninjauan agar sistem pengelolaan limbah semakin baik dan memenuhi syarat,” ujar Ulfa saat memberikan keterangan resmi, Senin (10/8/2026).

Pengelola menyadari bahwa pengelolaan limbah merupakan aspek penting dalam operasional SPPG. Oleh karena itu, pihaknya menyatakan kesiapan untuk menyempurnakan seluruh fasilitas yang belum sepenuhnya sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

“Kami tidak menutup mata terhadap masukan. Jika masih ada bagian yang harus diperbaiki, kami siap menyempurnakannya dan memastikan IPAL berfungsi sesuai standar yang ditetapkan,” tambahnya.

Ulfa juga menegaskan bahwa setiap kritik dan saran yang masuk dijadikan bahan evaluasi guna meningkatkan kualitas pengelolaan SPPG. Fasilitas pengolahan limbah yang baik, kata dia, menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekitar.

“Kami ingin SPPG ini tidak hanya fokus pada pelayanan pemenuhan gizi, tetapi juga menjaga aspek kebersihan dan kelestarian lingkungan. Kami terus berbenah demi memastikan seluruh tanggung jawab dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Pihaknya pun membuka diri terhadap pengawasan masyarakat selama didasarkan pada fakta di lapangan. Klarifikasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang utuh dan benar kepada masyarakat mengenai kondisi sebenarnya di SPPG Sindang Mulya.

“Kami terbuka terhadap kritik dan pengawasan yang membangun. Masukan dari masyarakat adalah bahan perbaikan agar pelayanan dan pengelolaan kami semakin baik ke depannya,” tutup Ulfa.

Pengelola SPPG Sindang Mulya menegaskan komitmennya untuk terus menyempurnakan seluruh fasilitas, termasuk sistem pengelolaan limbah, agar memenuhi standar yang dipersyaratkan serta mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.( Deni)