Tangerang Selatan, PB – Pemuda Berdampak bersama aktivis pemuda Muhammadiyah, mahasiswa, dan berbagai elemen kepemudaan menggelar kegiatan KOPDAR Bersama Pemuda dan Aktivis Muhammadiyah dengan tema “MBG Menuju Indonesia Cerah” di Join Kopi Cirendeu, Kota Tangerang Selatan.
Kegiatan ini menjadi ruang dialog publik untuk membahas arah kebijakan pemerintah, khususnya terkait program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih dalam upaya membangun kesejahteraan masyarakat dan masa depan generasi muda Indonesia. Forum diskusi tersebut menghadirkan berbagai pandangan kritis dan konstruktif dari kalangan aktivis mahasiswa nasional mengenai pentingnya pengawalan terhadap setiap kebijakan pemerintah agar tepat sasaran dan berdampak nyata bagi rakyat.
Koordinator Pusat (Korpus) BEM Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah se-Indonesia (PTMAI), Yogi Syahputra Alidrus, menyampaikan bahwa pemuda dan mahasiswa harus menjadi bagian dari kontrol sosial terhadap kebijakan negara.
“Kebijakan pemerintah harus benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus hadir mengawal, mengkritisi, dan memastikan program-program negara berjalan untuk kepentingan rakyat,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Pusat SEMA PTKIN (Senat Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri), Muhammad Rafli, menegaskan pentingnya kolaborasi pemuda dalam menjaga arah pembangunan bangsa.
“Indonesia cerah lahir dari generasi muda yang peduli terhadap persoalan bangsa. Diskusi seperti ini menjadi ruang penting untuk menyatukan gagasan, membangun kesadaran kolektif, serta menghadirkan solusi atas berbagai tantangan sosial dan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Founder Pemuda Berdampak Bagas Yulianto menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar ruang berkumpul, tetapi menjadi bentuk nyata kontribusi pemuda dalam membangun budaya intelektual dan demokrasi yang sehat.
Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pembahasan terkait efektivitas program MBG, pemberdayaan ekonomi desa melalui koperasi, hingga pentingnya transparansi dan pengawasan dalam implementasi kebijakan pemerintah.
Melalui kegiatan ini, seluruh elemen yang hadir berharap agar kebijakan negara benar-benar mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas serta membuka ruang partisipasi aktif bagi generasi muda dalam pembangunan nasional.
“Menuju Indonesia Cerah bukan hanya harapan, tetapi perjuangan bersama untuk memastikan setiap kebijakan hadir demi kesejahteraan rakyat,” ucap salah satu peserta diskusi.( Deni)
















