Insiden Kecelakaan Kerja di Proyek Gudang Lebak, Ada Perbedaan Keterangan Penyebabnya

Lebak – Banten, PB – Insiden kecelakaan kerja terjadi di proyek pembangunan gudang milik seseorang berinisial HMS di Kampung Pasar Keong RT 02 RW 01, Desa Pasar Keong, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak. Seorang pekerja bernama Pauzi asal daerah Cimis dilaporkan mengalami kecelakaan hingga terjatuh dari atas kapolding dengan dugaan awal akibat tersetrum aliran listrik.

Berdasarkan informasi dari warga sekitar dan pekerja lokasi, peristiwa tersebut bermula saat korban bekerja di atas kapolding dengan ketinggian sekitar 2 hingga 3 meter. Diduga terdapat kabel listrik lecet yang tertekan kapolding sehingga mengalirkan arus listrik dan menyetrum tubuh korban.

Akibat kejadian itu, korban mengalami lemas hingga jatuh ke bawah dengan posisi terlentang sedikit miring, mengalami luka di bagian pinggir perut dan dikhawatirkan mengalami gangguan pada organ dalam akibat benturan keras.

Ketua Korwil LSM GMBI Wilayah Banten, Hasim, melakukan investigasi ke lokasi sehari setelah kejadian. Menurut keterangan pekerja yang ditemuinya, korban tersetrum saat berada di atas kapolding dan pekerja di lokasi tidak dilengkapi alat pelindung diri (APD), meskipun telah beberapa kali meminta namun tidak direspons.

“Keselamatan dan kesehatan kerja seharusnya menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan proyek pembangunan. Penyedia proyek wajib memastikan seluruh pekerja mendapatkan perlindungan kerja yang layak,” tegas Hasim kepada wartawan.

Hasim juga mendatangi Polsek Cibadak untuk meminta penjelasan terkait penanganan kejadian. Dari pihak kepolisian disebutkan bahwa berdasarkan hasil olah TKP, korban diduga jatuh karena kondisi tubuh yang kurang sehat saat naik ke atas kapolding sehingga kehilangan keseimbangan.

Perbedaan keterangan ini menimbulkan pertanyaan di tengah publik. Warga dan pekerja menyebut korban tersetrum akibat kabel lecet, sementara pihak kepolisian menyebut penyebabnya kondisi fisik yang kurang sehat.

Dugaan kelalaian dalam penerapan standar keselamatan kerja, termasuk tidak tersedianya APD, dinilai perlu mendapat perhatian serius. LSM GMBI meminta agar pihak terkait melakukan penyelidikan secara menyeluruh dan transparan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan serta mencegah kejadian serupa kembali terjadi.

Hingga berita ini diterbitkan, wartawan masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna memperoleh keterangan lebih lanjut dan berimbang terkait insiden tersebut.( Deni)