Kaltara Perkuat Pendidikan Inklusif Bersama Program INOVASI, Capaian Mulai Terlihat

Tanjung Selor, PB – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara terus memperkuat upaya menghadirkan pendidikan yang inklusif dan ramah bagi semua anak melalui kolaborasi dengan Program INOVASI (Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia). Komitmen ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi seluruh peserta didik.

Hal ini disampaikan Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kaltara, Pollymaart Sijabat, S.K.M., M.A.P., dalam Rapat Komite Pengarah Program INOVASI Fase 3 Tahun 2026 yang digelar di Kantor Gubernur Kaltara pada Kamis (30 April 2026).

Pollymaart menjelaskan bahwa program yang telah berjalan sejak 2024 ini kini memasuki tahun kedua dengan berbagai capaian yang mulai terlihat nyata. Di antaranya adalah penguatan literasi, peningkatan kapasitas guru, hingga tumbuhnya komunitas belajar di berbagai daerah di Kaltara.

“Program ini mendorong sekolah menjadi lebih inklusif, aman dan nyaman bagi anak-anak,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berkaitan dengan proses belajar mengajar semata, tetapi juga bagaimana menciptakan ekosistem yang mendukung tumbuh kembang peserta didik secara menyeluruh. Melalui rapat tersebut, berbagai pihak mulai dari pemerintah hingga mitra pembangunan diajak untuk memperkuat kolaborasi dan menyamakan langkah ke depan.

Bagi Pollymaart, forum ini bukan sekadar pertemuan resmi, tetapi juga ruang untuk mengevaluasi capaian yang telah diraih sekaligus memastikan program tetap berkelanjutan dan selaras dengan program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara periode 2024–2029.

Di akhir penyampaiannya, ia berharap hasil rapat tidak hanya berhenti pada tataran diskusi, tetapi segera diwujudkan dalam langkah nyata yang bermanfaat. “Yang penting hasilnya bisa langsung dirasakan oleh sekolah, guru, dan anak-anak,” tutupnya.(O)