Sinjai, PB – Kasus pencurian ternak yang kembali marak di Desa Lembang Lohe, khususnya Dusun Tippulue, Kecamatan Tellulimpoe, membuat masyarakat merasa resah dan tidak tenang. Dalam beberapa waktu terakhir, puluhan ekor sapi milik warga telah hilang secara misterius, membuat banyak peternak khawatir setiap kali meninggalkan ternaknya di kandang atau padang penggembalaan.
Yang lebih memprihatinkan, sejumlah korban mengaku didatangi pihak tertentu yang meminta uang dengan alasan agar sapi yang hilang bisa dikembalikan. Beberapa warga bahkan terpaksa menyerahkan uang jutaan rupiah, namun tidak semua mendapatkan kembali ternaknya. Hal ini memunculkan dugaan bahwa kasus ini bukan hanya sekadar pencurian, tetapi juga disertai tekanan dan pemintaan uang kepada korban.
Masyarakat menilai kondisi ini tidak boleh terus dibiarkan. Isyal Aprisal, seorang warga Tellulimpoe, menyampaikan kekhawatirannya. “Tellulimpoe seolah tidak pernah benar-benar aman dari penculikan sapi. Kasus seperti ini sudah berulang kali terjadi dan membuat masyarakat semakin resah. Kami berharap pemerintah dan aparat kepolisian tidak menutup mata terhadap persoalan ini,” ujarnya.
Menurut Isyal, kondisi yang terus berulang menunjukkan bahwa persoalan keamanan ternak di wilayah tersebut membutuhkan penanganan yang lebih serius. Ia menegaskan bahwa masyarakat sudah terlalu lama hidup dalam kekhawatiran kehilangan ternak yang menjadi sumber penghidupan utama. “Ini bukan sekadar soal kehilangan ternak, tetapi juga soal rasa aman masyarakat. Karena itu kami berharap aparat, khususnya Polsek setempat, benar-benar turun tangan dan mengusut tuntas siapa pun yang terlibat. Jangan sampai masyarakat merasa dibiarkan menghadapi persoalan ini sendirian,” tegasnya.
Isyal juga mengingatkan bahwa jika persoalan ini tidak segera mendapatkan perhatian serius, masyarakat tidak akan tinggal diam. “Jika pemerintah dan aparat penegak hukum tidak segera bertindak tegas untuk mengungkap kasus ini, maka bukan tidak mungkin warga akan turun secara ramai-ramai untuk menuntut keadilan. Masyarakat hanya ingin rasa aman dan keadilan ditegakkan di Tellulimpoe,” tambahnya.
Warga Tellulimpoe kini menaruh harapan besar agar laporan para korban dapat segera ditindaklanjuti secara serius. Mereka berharap kasus ini dapat dibongkar secara terang-benderang sehingga pelaku bisa diproses sesuai hukum dan kejadian serupa tidak lagi menghantui masyarakat di masa mendatang.











