Yunita yang Sempat Hilang Kembali ke Rumah Orang Tua, Dijemput dari Tempat Kerja sebagai Baby Sister di Gowa

Sinjai , PB – Yunita yang sempat menjadi perhatian publik setelah hilang dan membuat keluarga melapor ke polisi, akhirnya kembali ke rumah orang tuanya di Desa Tabbinjai pada Minggu (26/4/2026). Ia dijemput langsung oleh sepupunya, Sapriadi, dari rumah majikannya di wilayah Burrung-Burrung, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Yunita telah bekerja sebagai baby sister di rumah majikannya sejak tanggal 24/4/2026. Menurut Sapriadi, kepergian Yunita berlangsung sesuai dengan waktu yang dicatat. “Benar kepergian adik sepupunya ini sangat sinkron dengan kepergiannya pada hari Rabu sekitar pukul 12 siang dan sampai di rumah majikannya sekitar pukul 17:00 sore,” jelasnya.

Sapriadi menjelaskan bahwa ia datang langsung setelah keluarga mendapatkan informasi lokasi kerja Yunita. “Setelah saya sampai di rumah bosnya, saya tidak lama berada di sana karena belum kenal. Saya melihat tidak ada laki-laki di dalam rumahnya, dan setelah suami bosnya datang, saya meminta izin untuk bertanya sambil merekam video, yang kemudian diizinkan,” ujarnya.

Dari hasil pertanyaan yang direkam, keberangkatan Yunita dari rumah memang sesuai dengan waktu yang dikatakan, dan semua bukti ada dalam bentuk rekaman video. “Yunita memang pergi dari rumah tanpa izin untuk bekerja, sehingga kepergiannya terkesan mencurigakan. Setelah menelfon terakhir kali ke orang tuanya pada hari Kamis, ia langsung menonaktifkan semua sosial media dan HP-nya, yang membuat keluarga khawatir dan tidak bisa menghubunginya,” tambah Sapriadi.

Kehadiran Yunita ditemukan setelah informasi pencariannya viral di media sosial. “Bosnya melihat bahwa Yunita yang dipekerjakannya adalah orang yang sedang dicari, sehingga langsung menanyakannya. Yunita mengaku memang tidak meminta izin keluarga untuk bekerja, kemudian langsung membeli kartu baru dan menelfon sepupunya yang tinggal tidak jauh dari rumah orang tuanya. Dari situlah saya mendapatkan info keberadaannya,” jelas Sapriadi.

“Alhamdulillah sekarang ia sudah berada di rumah orang tuanya. Saya sengaja menyimpan foto dan video saat menjemputnya untuk diberikan jika ada yang membutuhkan atau tidak percaya,” pungkasnya.( S)