BEM Banten Bersatu Buka Kongres Ke-V, Fokus Konsolidasi Gerakan untuk Kepemimpinan Masa Depan

Serang, Banten , PB – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Provinsi Banten yang tergabung dalam BEM Banten Bersatu secara resmi membuka Kongres Ke-V di Kampus Universitas Pendidikan Indonesia Serang. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi gerakan mahasiswa di Banten dalam menjawab tantangan zaman.

Mengusung tema “Konsolidasi Gerakan Mahasiswa Banten untuk Kepemimpinan dalam Mengawal Demokrasi, Keadilan Sosial, dan Pembangunan Daerah”, kongres ini berfungsi sebagai ruang temu, gagasan, dan perjuangan bagi seluruh elemen mahasiswa untuk merumuskan arah gerak bersama. BEM menegaskan komitmen mahasiswa sebagai agen perubahan, agen kontrol sosial, dan agen intelektual dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Koordinator Pusat BEM Banten Bersatu Bagas Yulianto menyampaikan bahwa kongres ini bukan sekadar agenda rutin organisasi. “Mahasiswa tidak boleh hanya menjadi penonton dalam dinamika sosial dan politik. Kita harus hadir sebagai penggerak, pengawal, dan penjaga nilai-nilai demokrasi serta keadilan sosial. Kongres ini adalah titik tolak untuk memperkuat kepemimpinan kolektif mahasiswa Banten yang progresif, responsif, dan berdampak,” ujarnya.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Afriansyah Noor, memberikan pandangan strategis terkait peran mahasiswa dalam sektor ketenagakerjaan. “Mahasiswa hari ini adalah pemimpin masa depan yang akan menentukan arah pembangunan nasional. Diperlukan kesiapan kompetensi, daya saing, serta kepedulian sosial agar mampu menjawab dinamika dunia kerja yang terus berkembang,” ungkapnya.

Anggota DPD RI, Ade Yuliasih, menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai mitra kritis dalam pembangunan daerah. “Mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai kekuatan moral dan intelektual dalam mengawal kebijakan publik. Sinergi antara mahasiswa dan lembaga perwakilan daerah sangat penting untuk memastikan pembangunan benar-benar berpihak kepada rakyat,” ujarnya.

Kongres Ke-V ini diharapkan melahirkan rekomendasi strategis, arah gerakan yang terukur, serta kepemimpinan baru yang berintegritas. Dengan semangat “Mengabdi Tanpa Pamrih, Bergerak Tanpa Takut, Berdampak untuk Rakyat,” seluruh peserta diajak untuk meneguhkan nilai pengabdian dan komitmen bagi masyarakat.

BEM Banten Bersatu percaya bahwa melalui konsolidasi yang kuat dan visi yang jelas, mahasiswa Banten mampu menjadi garda terdepan dalam mewujudkan demokrasi yang sehat, keadilan sosial yang merata, serta pembangunan daerah yang berkelanjutan. (Deni)