<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Peduli Bangsa</title>
	<atom:link href="https://pedulibangsa.co/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pedulibangsa.co/</link>
	<description>Media Inspirasi Masa Depan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Sep 2026 12:38:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.7</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/pedulibangsa.co/wp-content/uploads/2021/05/cropped-FB_IMG_1621265991778.jpg?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Peduli Bangsa</title>
	<link>https://pedulibangsa.co/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231133849</site>	<item>
		<title>Yayasan Nurul Husen: Maulid Nabi Momen Tanamkan Akhlak dan Kreativitas Generasi Muda</title>
		<link>https://pedulibangsa.co/2026/09/03/yayasan-nurul-husen-maulid-nabi-momen-tanamkan-akhlak-dan-kreativitas-generasi-muda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Geram]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 12:38:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BANTEN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pedulibangsa.co/?p=21558</guid>

					<description><![CDATA[<p>LEBAK, PB — Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1448 Hijriah, Yayasan Nurul Husen menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang digabungkan dengan aktivitas edukatif dan kreatif. Acara kali ini mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Generasi yang Beriman dan Berprestasi”, salah satu kegiatannya berupa lomba pembuatan kue tradisional yang dikerjakan secara berkelompok. Kegiatan yang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://pedulibangsa.co/2026/09/03/yayasan-nurul-husen-maulid-nabi-momen-tanamkan-akhlak-dan-kreativitas-generasi-muda/">Yayasan Nurul Husen: Maulid Nabi Momen Tanamkan Akhlak dan Kreativitas Generasi Muda</a> pertama kali tampil pada <a href="https://pedulibangsa.co">Peduli Bangsa</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>LEBAK, PB — Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1448 Hijriah, Yayasan Nurul Husen menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang digabungkan dengan aktivitas edukatif dan kreatif. Acara kali ini mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Generasi yang Beriman dan Berprestasi”, salah satu kegiatannya berupa lomba pembuatan kue tradisional yang dikerjakan secara berkelompok.</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (3/9/2026) ini bukan sekadar peringatan biasa, melainkan menjadi sarana bagi para peserta didik untuk mengenang sifat-sifat luhur Nabi, sekaligus mengasah kreativitas, melatih kerja sama tim, serta membangun rasa percaya diri.</p>
<p>Lomba membuat kue tradisional menjadi salah satu bagian yang paling menarik perhatian. Para peserta dibagi ke dalam sejumlah kelompok, lalu ditantang untuk menciptakan dan menyajikan berbagai jenis kue khas daerah dengan ide dan keunikan masing-masing. Sebagai bentuk penghargaan dan dorongan, panitia menyiapkan hadiah uang tunai senilai ratusan ribu rupiah bagi pemenang. Diharapkan pemberian hadiah ini dapat memotivasi anak-anak agar berani menampilkan karya dan terus mengembangkan bakat yang mereka miliki.</p>
<p>Kepala Sekolah Nurul Husen, Sumarna, menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi sebaiknya tidak hanya berhenti pada upacara semata, melainkan harus dijadikan ruang pembelajaran untuk menanamkan nilai keteladanan Nabi ke dalam perilaku sehari-hari.</p>
<p>“Keteladanan Rasulullah SAW harus menjadi fondasi utama dalam membangun karakter anak-anak kita. Nilai seperti akhlak mulia, kejujuran, kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta semangat belajar yang tinggi harus tumbuh beriringan dengan kemampuan akademik mereka,” ujar Sumarna.</p>
<p>Menurutnya, pembentukan kepribadian yang seimbang antara kecerdasan, watak, dan kemampuan bergaul sangat dibutuhkan oleh generasi muda. Oleh sebab itu, penyelenggaraan kegiatan keagamaan yang disisipkan aktivitas kreatif dianggap sebagai cara yang tepat agar pesan pendidikan tersampaikan dengan menyenangkan, sekaligus membangun watak yang kuat.</p>
<p>“Kami menginginkan anak-anak tidak hanya cerdas secara ilmu pengetahuan, tetapi juga berakhlak baik, terbiasa bekerja sama, memiliki daya cipta, serta berani meraih prestasi. Semangat inilah yang ingin kami tanamkan melalui peringatan Maulid Nabi kali ini,” tambahnya.</p>
<p>Sumarna juga menjelaskan bahwa lomba pembuatan kue tradisional mengandung pesan pendidikan yang mendalam. Selain melatih daya cipta, kegiatan ini juga mengajarkan pentingnya pembagian tugas, rasa tanggung jawab, dan sikap menghargai hasil karya sesama.</p>
<p>“Dari hal sederhana seperti membuat kue tradisional, banyak hal berharga yang bisa dipelajari: gotong royong, ketelitian, kreativitas, tanggung jawab, hingga rasa bangga terhadap budaya dan kuliner warisan nenek moyang. Itulah pendidikan karakter yang ingin kami hadirkan,” jelasnya.</p>
<p>Ia berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ini menjadi pengingat bagi seluruh warga lingkungan Yayasan Nurul Husen agar senantiasa menjadikan sifat dan akhlak Nabi sebagai teladan utama dalam seluruh proses pendidikan yang dijalankan.</p>
<p>“Harapan kami, anak-anak kelak tumbuh menjadi generasi yang beriman, berakhlak mulia, berilmu luas, dan berprestasi tinggi. Prestasi memang penting, namun keberhasilan yang dibangun di atas dasar watak dan moral yang baik akan jauh lebih berharga dan bermanfaat,” tutup Sumarna.( Deni)</p>
<p>Artikel <a href="https://pedulibangsa.co/2026/09/03/yayasan-nurul-husen-maulid-nabi-momen-tanamkan-akhlak-dan-kreativitas-generasi-muda/">Yayasan Nurul Husen: Maulid Nabi Momen Tanamkan Akhlak dan Kreativitas Generasi Muda</a> pertama kali tampil pada <a href="https://pedulibangsa.co">Peduli Bangsa</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">21558</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DPC GMNI Sinjai Desak Penanganan Cepat &#038; Transparan Kasus Dugaan Asusila di Bongki</title>
		<link>https://pedulibangsa.co/2026/09/01/dpc-gmni-sinjai-desak-penanganan-cepat-transparan-kasus-dugaan-asusila-di-bongki/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Geram]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 12:14:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SINJAI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pedulibangsa.co/?p=21555</guid>

					<description><![CDATA[<p>SINJAI, PB — Pengurus DPC GMNI Kabupaten Sinjai bidang Agitasi dan Propaganda sekaligus pendamping korban, Taufik, menyampaikan desakan tegas agar aparat penegak hukum mempercepat penyelesaian perkara dugaan asusila di Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara, yang terjadi pada 7 Mei 2026. Bersama keluarga korban, pihaknya hari ini memenuhi panggilan untuk memberikan petunjuk tambahan dari pihak kejaksaan. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://pedulibangsa.co/2026/09/01/dpc-gmni-sinjai-desak-penanganan-cepat-transparan-kasus-dugaan-asusila-di-bongki/">DPC GMNI Sinjai Desak Penanganan Cepat &amp; Transparan Kasus Dugaan Asusila di Bongki</a> pertama kali tampil pada <a href="https://pedulibangsa.co">Peduli Bangsa</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SINJAI, PB — Pengurus DPC GMNI Kabupaten Sinjai bidang Agitasi dan Propaganda sekaligus pendamping korban, Taufik, menyampaikan desakan tegas agar aparat penegak hukum mempercepat penyelesaian perkara dugaan asusila di Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara, yang terjadi pada 7 Mei 2026. Bersama keluarga korban, pihaknya hari ini memenuhi panggilan untuk memberikan petunjuk tambahan dari pihak kejaksaan.</p>
<p>“Kami tidak bermaksud mencampuri kewenangan aparat penegak hukum. Namun kami prihatin — kasus ini belum selesai, sehingga korban yang berinisial WN belum bisa kembali bersekolah. Keadilan harus segera ditegakkan,” ujar Taufik dalam konferensi pers, Selasa (1/9/2026).</p>
<p>Taufik meminta penyidik Polres Sinjai segera menindaklanjuti dan memenuhi seluruh petunjuk tambahan yang diberikan kejaksaan. Proses penanganan perkara harus berjalan transparan dan profesional, serta tetap menjamin hak-hak seluruh pihak yang terlibat.</p>
<p>“Kami berharap ada kepastian tindak lanjut setelah petunjuk tambahan terpenuhi, agar proses hukum dapat berlanjut ke tahap berikutnya sesuai aturan yang berlaku. Jangan sampai ada kecurangan atau persekongkolan di dalamnya,” tegasnya.</p>
<p>Selain itu, GMNI Sinjai meminta dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai agar korban mendapatkan perlindungan yang memadai, serta bantuan materiil maupun non-materiil guna meringankan beban yang ditanggung.</p>
<p>Artikel <a href="https://pedulibangsa.co/2026/09/01/dpc-gmni-sinjai-desak-penanganan-cepat-transparan-kasus-dugaan-asusila-di-bongki/">DPC GMNI Sinjai Desak Penanganan Cepat &amp; Transparan Kasus Dugaan Asusila di Bongki</a> pertama kali tampil pada <a href="https://pedulibangsa.co">Peduli Bangsa</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">21555</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DPC GMNI Sinjai Pertanyakan Stagnasi Kasus Asusila di Bongki, Tekan Penegak Hukum Beri Kejelasan</title>
		<link>https://pedulibangsa.co/2026/08/31/dpc-gmni-sinjai-pertanyakan-stagnasi-kasus-asusila-di-bongki-tekan-penegak-hukum-beri-kejelasan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Geram]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 10:28:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SINJAI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pedulibangsa.co/?p=21552</guid>

					<description><![CDATA[<p>SINJAI , PB — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI Kabupaten Sinjai mempertanyakan mandeknya penanganan dugaan kasus asusila yang terjadi di Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, pada 7 Mei 2026. Hingga kini, belum ada kejelasan terkait status hukum pelaku berinisial FK. Sebagai pengurus DPC GMNI Sinjai bidang Agitasi dan Propaganda, Taufik menegaskan, pihaknya mendesak [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://pedulibangsa.co/2026/08/31/dpc-gmni-sinjai-pertanyakan-stagnasi-kasus-asusila-di-bongki-tekan-penegak-hukum-beri-kejelasan/">DPC GMNI Sinjai Pertanyakan Stagnasi Kasus Asusila di Bongki, Tekan Penegak Hukum Beri Kejelasan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://pedulibangsa.co">Peduli Bangsa</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SINJAI , PB — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI Kabupaten Sinjai mempertanyakan mandeknya penanganan dugaan kasus asusila yang terjadi di Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, pada 7 Mei 2026. Hingga kini, belum ada kejelasan terkait status hukum pelaku berinisial FK.</p>
<p>Sebagai pengurus DPC GMNI Sinjai bidang Agitasi dan Propaganda, Taufik menegaskan, pihaknya mendesak aparat penegak hukum untuk segera memberikan kejelasan terkait kasus yang sudah berjalan lebih dari tiga bulan tersebut. Kekhawatiran masyarakat semakin meningkat, terutama menyusul banyaknya laporan warga Desa Saotengah, Kecamatan Sinjai Tengah, terkait keberadaan FK yang masih dianggap berkeliaran di lingkungan mereka.</p>
<p>“Sampai hari ini belum ada kejelasan dan kedudukan hukum pelaku FK. Alasannya masih di bawah umur dan berstatus tahanan luar, namun masyarakat justru mempertanyakan hal itu,” ujar Taufik, Senin (31/8/2026).</p>
<p>Pihaknya juga merujuk pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik Pasal 4, yang menyatakan setiap orang berhak memperoleh informasi publik, termasuk mengetahui dan mendapatkan salinan informasi yang dimaksud. Berdasarkan ketentuan itulah, GMNI Sinjai mempertanyakan sejauh mana Polres Sinjai menangani perkara tersebut, serta alasan mendasar mengapa kasus ini belum menunjukkan kemajuan berbulan-bulan.</p>
<p>“Sudah tiga bulan berjalan, namun belum ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum. Jika kasus ini tidak segera diselesaikan, kami tidak menutup kemungkinan akan turun ke jalan bersama masyarakat Desa Saotengah untuk menuntut kejelasan,” tegasnya.</p>
<p>Taufik menambahkan, demi menjaga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Bumi Panritta Kitta, pihaknya mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak tegas, transparan, dan mempercepat proses penanganan kasus tersebut. Segala tindakan harus berpedoman pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) agar tetap sesuai koridor hukum yang berlaku.</p>
<p>Artikel <a href="https://pedulibangsa.co/2026/08/31/dpc-gmni-sinjai-pertanyakan-stagnasi-kasus-asusila-di-bongki-tekan-penegak-hukum-beri-kejelasan/">DPC GMNI Sinjai Pertanyakan Stagnasi Kasus Asusila di Bongki, Tekan Penegak Hukum Beri Kejelasan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://pedulibangsa.co">Peduli Bangsa</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">21552</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ilham Arief Sirajuddin Kunjungi Sinjai: Konsolidasi Golkar Sulsel, Siap Hadapi Tantangan Politik Baru</title>
		<link>https://pedulibangsa.co/2026/08/22/ilham-arief-sirajuddin-kunjungi-sinjai-konsolidasi-golkar-sulsel-siap-hadapi-tantangan-politik-baru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Geram]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2026 23:54:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SINJAI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pedulibangsa.co/?p=21548</guid>

					<description><![CDATA[<p>SINJAI , PB — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), melakukan kunjungan kerja pertamanya ke Kabupaten Sinjai sejak resmi terpilih memimpin organisasi partai di tingkat provinsi. Kedatangan tokoh senior ini disambut hangat oleh jajaran pengurus dan kader Golkar Sinjai pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://pedulibangsa.co/2026/08/22/ilham-arief-sirajuddin-kunjungi-sinjai-konsolidasi-golkar-sulsel-siap-hadapi-tantangan-politik-baru/">Ilham Arief Sirajuddin Kunjungi Sinjai: Konsolidasi Golkar Sulsel, Siap Hadapi Tantangan Politik Baru</a> pertama kali tampil pada <a href="https://pedulibangsa.co">Peduli Bangsa</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SINJAI , PB — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), melakukan kunjungan kerja pertamanya ke Kabupaten Sinjai sejak resmi terpilih memimpin organisasi partai di tingkat provinsi. Kedatangan tokoh senior ini disambut hangat oleh jajaran pengurus dan kader Golkar Sinjai pada Sabtu, 22 Agustus 2026.</p>
<p>Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus menyelaraskan langkah seluruh elemen partai dalam menyongsong agenda politik ke depan.</p>
<p>Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Sinjai, Andi Kartini Ottong, menyambut antusias kedatangan Ketua DPD I beserta rombongan. Ia menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas perhatian pimpinan pusat daerah terhadap kader di Sinjai. Seluruh jajaran dan kader Golkar Sinjai, ujarnya, telah menyatakan komitmen penuh untuk menjaga kekompakan dan memperkokoh posisi partai di bawah kepemimpinan Ilham Arief Sirajuddin.</p>
<p>Di hadapan para kader, Ilham Arief Sirajuddin menegaskan bahwa Partai Golkar kini sedang berhadapan dengan lanskap politik yang semakin kompleks dan dinamis. Salah satu perubahan paling mendasar adalah karakter masyarakat yang semakin kritis dan tidak mudah dipengaruhi oleh pendekatan-pendekatan konvensional.</p>
<p>“Tantangan yang harus kita hadapi saat ini adalah masyarakat yang semakin kritis. Ada potensi generasi muda yang sangat besar, namun di sisi lain juga muncul sikap apati sebagian masyarakat terhadap keberadaan partai politik. Belum lagi perubahan pola komunikasi yang dibawa oleh era digital. Semua ini harus diantisipasi dengan serius oleh Partai Golkar,” tegas IAS.</p>
<p>Lebih jauh, mantan Wali Kota Makassar ini mengingatkan para kader agar tidak hanya berhenti pada retorika politik semata. Partai harus mampu hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai solusi atas persoalan-persoalan nyata yang mereka hadapi. Kehadiran kader di lapangan, kepedulian terhadap masalah rakyat, dan kemampuan menjawab aspirasi masyarakat adalah kunci utama agar Golkar tetap relevan dan dipercaya di tengah perubahan zaman yang terus bergerak cepat.</p>
<p>Artikel <a href="https://pedulibangsa.co/2026/08/22/ilham-arief-sirajuddin-kunjungi-sinjai-konsolidasi-golkar-sulsel-siap-hadapi-tantangan-politik-baru/">Ilham Arief Sirajuddin Kunjungi Sinjai: Konsolidasi Golkar Sulsel, Siap Hadapi Tantangan Politik Baru</a> pertama kali tampil pada <a href="https://pedulibangsa.co">Peduli Bangsa</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">21548</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Skandal Rektor Unsoed: Wilson Lalengke Peringatkan Kampus Berubah Menjadi Pabrik Koruptor</title>
		<link>https://pedulibangsa.co/2026/08/22/skandal-rektor-unsoed-wilson-lalengke-peringatkan-kampus-berubah-menjadi-pabrik-koruptor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Geram]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2026 06:13:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[JAKARTA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pedulibangsa.co/?p=21545</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA , PB — Penangkapan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Prof. Akhmad Sodiq, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK menjadi pukulan berat bagi dunia pendidikan Indonesia. Peristiwa ini semakin memperpanjang daftar keprihatinan atas merosotnya martabat dunia akademik di tanah air. Ketika sosok profesor — yang seharusnya menjadi teladan moral dan penjaga etika — justru terjerat [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://pedulibangsa.co/2026/08/22/skandal-rektor-unsoed-wilson-lalengke-peringatkan-kampus-berubah-menjadi-pabrik-koruptor/">Skandal Rektor Unsoed: Wilson Lalengke Peringatkan Kampus Berubah Menjadi Pabrik Koruptor</a> pertama kali tampil pada <a href="https://pedulibangsa.co">Peduli Bangsa</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA , PB — Penangkapan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Prof. Akhmad Sodiq, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK menjadi pukulan berat bagi dunia pendidikan Indonesia. Peristiwa ini semakin memperpanjang daftar keprihatinan atas merosotnya martabat dunia akademik di tanah air. Ketika sosok profesor — yang seharusnya menjadi teladan moral dan penjaga etika — justru terjerat rasuah, publik disuguhkan realita memprihatinkan: lahirnya &#8220;Profesor yang kehilangan nurani.&#8221;</p>
<p>Kasus ini membuktikan bahwa korupsi di perguruan tinggi bukan lagi sekadar pelanggaran oknum. Ini adalah wujud kerusakan sistemik yang telah lama menggerogoti tata kelola pendidikan. Jika kampus sekelas UGM dan UI pun pernah terjerat kasus korupsi, bagaimana kita bisa berharap lembaga lain tetap bersih?</p>
<p>Komersialisasi Akademik: Pendidikan Berubah Jadi Bisnis</p>
<p>Menanggapi skandal tersebut, Tokoh Etika Publik sekaligus Aktivis Nasional, Wilson Lalengke, menyampaikan kritik tajam. Menurutnya, OTT terhadap Rektor Unsoed adalah bukti nyata pergeseran nilai dalam pengelolaan lembaga pendidikan nasional.</p>
<p>Wilson menyoroti empat persoalan mendasar yang mengakar di dunia akademik:</p>
<p>Pertama, pendidikan kini berubah menjadi entitas bisnis murni. Pengelolaan kampus semakin mengadopsi logika kapitalisme — menekan biaya seminimal mungkin demi meraup keuntungan sebesar-besarnya. Lembaga pendidikan tak lagi sebagai tempat menuntut ilmu, melainkan dijadikan &#8220;pabrik pencetak uang,&#8221; di mana nilai luhur keilmuan digantikan oleh transaksi material.</p>
<p>Kedua, menjamurnya pemburu rente dan budaya transaksional. Pergeseran paradigma ini melahirkan para oportunis yang berebut posisi strategis — mulai dari kepala sekolah, dekan, hingga rektor, termasuk gelar akademik seperti doktor dan profesor. Persaingan itu melahirkan budaya: jabatan dibeli dengan uang.</p>
<p>Ketiga, melahirkan pemimpin korup dan kebangkrutan moral. Akibat sistem yang rusak ini, muncul pemimpin-pemimpin yang korup di berbagai jenjang pendidikan. Bahkan gelar tertinggi sekalipun tak lagi menjamin integritas; banyak yang menyerah pada godaan korupsi demi mengembalikan modal yang telah dikeluarkan saat berebut jabatan.</p>
<p>Keempat, lahirnya &#8220;kurikulum korupsi&#8221; secara terselubung. Tanpa disadari, keteladanan buruk dari para pimpinan yang korup menjadi pelajaran nyata bagi seluruh sivitas akademika. Jika sistem ini tidak segera diperbaiki, kampus tak lain adalah pabrik pencetak koruptor baru.</p>
<p>&#8220;Jika rekrutmen pimpinan akademik didasari uang dan ambisi kekuasaan, maka nurani akan mati. Penangkapan profesor oleh KPK adalah bukti nyata bahwa kepemimpinan transaksional membunuh jiwa pendidikan itu sendiri,&#8221; tegas Wilson Lalengke saat dihubungi wartawan, Jumat (21/8/2026).</p>
<p>Runtuhnya Mitos Kemurnian Akademik</p>
<p>Fenomena ini sejalan dengan pemikiran para filsuf dunia yang mengkritik komersialisasi ilmu pengetahuan. Theodor Adorno, dalam teorinya tentang Industri Budaya, mengingatkan bahaya ketika pendidikan diubah menjadi komoditas — nilai emansipatoris pendidikan akan hilang, digantikan struktur teknokratis yang hampa etika.</p>
<p>Sementara itu, Michel Foucault dalam konsep Kekuasaan/Pengetahuan menegaskan bahwa pengetahuan kerap disatukan dengan kepentingan kekuasaan. Ketika gelar dan jabatan akademik dikejar semata sebagai alat kekuasaan, maka kebenaran ilmiah pun tunduk pada kepentingan pragmatis.</p>
<p>Pandangan ini sejalan dengan prinsip Immanuel Kant tentang Imperatif Kategoris: manusia dan integritas tak boleh dijadikan sekadar alat mencapai tujuan. Ketika seorang rektor memperjualbelikan wewenangnya, ia telah mengkhianati prinsip tertinggi etika dan kemanusiaan.</p>
<p>Wajib Ada Evaluasi Menyeluruh</p>
<p>Penangkapan Rektor Unsoed harus menjadi momentum perombakan total. Negara tak boleh hanya berhenti pada penindakan terhadap oknum, melainkan harus membongkar sistem rekrutmen pimpinan perguruan tinggi yang rentan intervensi politik dan kepentingan bisnis.</p>
<p>Pendidikan adalah benteng terakhir pembentukan karakter bangsa. Jika benteng itu dipimpin oleh mereka yang tak lagi memiliki nurani, masa depan peradaban bangsa berada dalam ancaman serius. Perlu pembenahan menyeluruh agar kampus kembali menjadi ruang lahirnya kebenaran, kejujuran, dan keadilan. (TIM/Red)<br />
&#8212;</p>
<p>Artikel <a href="https://pedulibangsa.co/2026/08/22/skandal-rektor-unsoed-wilson-lalengke-peringatkan-kampus-berubah-menjadi-pabrik-koruptor/">Skandal Rektor Unsoed: Wilson Lalengke Peringatkan Kampus Berubah Menjadi Pabrik Koruptor</a> pertama kali tampil pada <a href="https://pedulibangsa.co">Peduli Bangsa</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">21545</post-id>	</item>
		<item>
		<title>LKBHMI PB HMI Minta Kejagung Periksa Dugaan Pungli &#038; Penyalahgunaan Fasilitas Kejari Bantaeng</title>
		<link>https://pedulibangsa.co/2026/08/22/lkbhmi-pb-hmi-minta-kejagung-periksa-dugaan-pungli-penyalahgunaan-fasilitas-kejari-bantaeng/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Geram]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2026 05:58:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[MAKASSAR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pedulibangsa.co/?p=21542</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, PB — Pengurus Badan Koordinasi Nasional Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Mahasiswa Islam (Bakornas LKBHMI) Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) meminta Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung segera melakukan pengawasan dan pemeriksaan menyeluruh terhadap oknum jaksa di Kejaksaan Negeri (Kejari) Bantaeng. Seruan ini disampaikan Pengurus Bakornas LKBHMI PB HMI, Jumran, S.H., M.H., menyusul adanya [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://pedulibangsa.co/2026/08/22/lkbhmi-pb-hmi-minta-kejagung-periksa-dugaan-pungli-penyalahgunaan-fasilitas-kejari-bantaeng/">LKBHMI PB HMI Minta Kejagung Periksa Dugaan Pungli &amp; Penyalahgunaan Fasilitas Kejari Bantaeng</a> pertama kali tampil pada <a href="https://pedulibangsa.co">Peduli Bangsa</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>MAKASSAR, PB — Pengurus Badan Koordinasi Nasional Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Mahasiswa Islam (Bakornas LKBHMI) Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) meminta Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung segera melakukan pengawasan dan pemeriksaan menyeluruh terhadap oknum jaksa di Kejaksaan Negeri (Kejari) Bantaeng. Seruan ini disampaikan Pengurus Bakornas LKBHMI PB HMI, Jumran, S.H., M.H., menyusul adanya temuan dugaan praktik pungutan liar yang dibungkus dengan nama pendampingan hukum di Kabupaten Bantaeng.</p>
<p>“Kami memperoleh bahan keterangan di Bantaeng, bahwa setiap paket pekerjaan diwajibkan membayar biaya pendampingan hukum untuk 3 hingga 4 orang oknum di Kejari Bantaeng,” ujar Jumran.</p>
<p>Ia mencurigai kewajiban tersebut merupakan cara terselubung untuk melakukan pungutan liar dengan kedok aturan yang dibebankan kepada pihak kontraktor maupun instansi pemerintah terkait.</p>
<p>Selain dugaan pungli, pihaknya juga menyoroti penggunaan kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten Bantaeng yang dinilai tidak wajar.</p>
<p>“Berdasarkan informasi yang kami himpun, sekitar 10 unit mobil dinas Pemkab dipinjam dan digunakan oleh pihak Kejari Bantaeng dengan alasan keperluan operasional. Hal ini patut diperiksa kebenarannya,” ungkapnya.</p>
<p>Jumran juga mempertanyakan kinerja pengawasan Kepala Kejaksaan Negeri Bantaeng yang dinilai tidak memantau perilaku jajarannya yang diduga bertindak di luar wewenang.</p>
<p>“Kami juga menerima laporan bahwa oknum jaksa bagian intelejen diduga kerap melakukan tekanan kepada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemkab Bantaeng atas perintah Kepala Kejaksaan. Hal ini perlu dikaji lebih lanjut: apakah benar Kepala Kejaksaan memerintahkan bawahannya untuk mengintimidasi SKPD?” paparnya.</p>
<p>Merespons berbagai temuan tersebut, pihaknya akan segera mengajukan laporan resmi kepada Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung agar Kepala Kejaksaan Negeri Bantaeng beserta oknum yang terlibat segera diperiksa.</p>
<p>“Selain kepada Kejaksaan Agung, kami juga akan melaporkan hal ini kepada Komisi III DPR RI agar dilakukan pengawasan dari sisi legislatif. Tujuannya, ke depannya tidak ada lagi oknum jaksa yang merugikan masyarakat dengan dalih hukum,” tegas Jumran.</p>
<p>Artikel <a href="https://pedulibangsa.co/2026/08/22/lkbhmi-pb-hmi-minta-kejagung-periksa-dugaan-pungli-penyalahgunaan-fasilitas-kejari-bantaeng/">LKBHMI PB HMI Minta Kejagung Periksa Dugaan Pungli &amp; Penyalahgunaan Fasilitas Kejari Bantaeng</a> pertama kali tampil pada <a href="https://pedulibangsa.co">Peduli Bangsa</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">21542</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Samaenre Cup 1 Resmi Dibuka, Bupati Ratnawati: Menang Boleh, Jangan Hilangkan Persaudaraan</title>
		<link>https://pedulibangsa.co/2026/08/19/samaenre-cup-1-resmi-dibuka-bupati-ratnawati-menang-boleh-jangan-hilangkan-persaudaraan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Geram]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 12:22:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SINJAI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pedulibangsa.co/?p=21537</guid>

					<description><![CDATA[<p>SINJAI, PB – Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin terasa di Kabupaten Sinjai. Hal ini ditandai dengan bergulirnya turnamen sepak bola Samaenre Cup 1 yang digelar di Lapangan Lappadata, Kecamatan Sinjai Tengah, pada Rabu (19/8/2026) sore. Kegiatan olahraga tingkat kabupaten ini resmi dibuka langsung oleh Bupati Sinjai, Dra. Hj. Ratnawati Arif. Turut mendampingi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://pedulibangsa.co/2026/08/19/samaenre-cup-1-resmi-dibuka-bupati-ratnawati-menang-boleh-jangan-hilangkan-persaudaraan/">Samaenre Cup 1 Resmi Dibuka, Bupati Ratnawati: Menang Boleh, Jangan Hilangkan Persaudaraan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://pedulibangsa.co">Peduli Bangsa</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SINJAI, PB – Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin terasa di Kabupaten Sinjai. Hal ini ditandai dengan bergulirnya turnamen sepak bola Samaenre Cup 1 yang digelar di Lapangan Lappadata, Kecamatan Sinjai Tengah, pada Rabu (19/8/2026) sore.</p>
<p>Kegiatan olahraga tingkat kabupaten ini resmi dibuka langsung oleh Bupati Sinjai, Dra. Hj. Ratnawati Arif. Turut mendampingi Wakil Bupati Andi Mahyanto Mazda, Ketua ASKAB PSSI Sinjai H. Haris Achmad, H. Guntur Toppo, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Dr. Mansyur, serta Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Hasir Achmad. Hadir pula Kapolsek Sinjai Tengah dan Danramil Sinjai Tengah.</p>
<p>Ketua Panitia Pelaksana yang juga menjabat sebagai Lurah Samaenre, Baso Bintang, menjelaskan bahwa turnamen ini diikuti oleh 12 tim yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sinjai. Sebelum pertandingan dimulai, acara dibuka dengan senam bersama yang diikuti 115 peserta dari Kelompok Senam Wacana Samaenre, dipimpin langsung oleh Bahri, S.Pdi.</p>
<p>“Alhamdulillah, sebanyak 12 klub sepak bola turut berpartisipasi dalam ajang ini, yang Insya Allah akan berlangsung hingga 5 September 2026 mendatang,” ungkap Baso Bintang.</p>
<p>Lebih lanjut, ia menyebut Sinjai Tengah dikenal sebagai daerah yang kerap melahirkan bibit-bibit pemain muda berbakat yang bahkan telah menembus kancah kompetisi sepak bola nasional di Liga Indonesia.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ratnawati menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara, para pemuda, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga turnamen ini dapat terselenggara dengan baik.</p>
<p>Ia berharap Samaenre Cup 1 bukan sekadar ajang adu ketangkasan semata, melainkan juga wadah untuk menggali potensi serta membentuk karakter para pemain.</p>
<p>“Sepak bola adalah olahraga yang mampu mempererat tali persaudaraan dan menyatukan kita semua. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh peserta untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas, permainan yang jujur, serta nilai kebersamaan selama bertanding,” ujar Bupati Ratnawati.</p>
<p>Kepada para pemain, ia berpesan agar menjadikan momentum ini sebagai sarana menunjukkan bakat terbaik. Sementara itu, para pendukung diminta untuk memberikan dukungan yang positif dan tertib demi menjaga suasana pertandingan tetap aman dan kondusif.</p>
<p>“Menang itu boleh, namun jangan sampai karena kemenangan kita justru kehilangan tali persaudaraan,” pesannya disambut tepuk tangan hadirin.</p>
<p>Bupati pun menyemangati penyelenggaraan ini, bahkan menyebut Samaenre Cup 1 patut dijadikan teladan oleh ASKAB PSSI Sinjai. “Terima kasih kepada panitia yang telah menghadirkan pertandingan yang menarik bagi masyarakat pencinta sepak bola di Kabupaten Sinjai, khususnya di wilayah Sinjai Tengah,” tambahnya dengan nada bercanda yang hangat.</p>
<p>Pertandingan pembuka mempertemukan Pammase FC melawan Gamette FC. Pertandingan berjalan seru dan berakhir dengan kemenangan untuk Pammase FC dengan skor 3–1.</p>
<p>Artikel <a href="https://pedulibangsa.co/2026/08/19/samaenre-cup-1-resmi-dibuka-bupati-ratnawati-menang-boleh-jangan-hilangkan-persaudaraan/">Samaenre Cup 1 Resmi Dibuka, Bupati Ratnawati: Menang Boleh, Jangan Hilangkan Persaudaraan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://pedulibangsa.co">Peduli Bangsa</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">21537</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Yayasan Nurul Husen Cisangu Gelar Upacara HUT RI ke-81, Tanamkan Semangat Nasionalisme dan Karakter Bangsa</title>
		<link>https://pedulibangsa.co/2026/08/17/yayasan-nurul-husen-cisangu-gelar-upacara-hut-ri-ke-81-tanamkan-semangat-nasionalisme-dan-karakter-bangsa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Geram]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Aug 2026 13:30:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BANTEN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pedulibangsa.co/?p=21534</guid>

					<description><![CDATA[<p>LEBAK, PB &#8211; Yayasan Nurul Husen yang beralamat di Kampung Buek, RT 011/RW 004, Desa Cisangu, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten, menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung dengan suasana yang khidmat dan dipenuhi semangat cinta tanah air. Upacara ini diikuti oleh seluruh keluarga besar yayasan, mulai [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://pedulibangsa.co/2026/08/17/yayasan-nurul-husen-cisangu-gelar-upacara-hut-ri-ke-81-tanamkan-semangat-nasionalisme-dan-karakter-bangsa/">Yayasan Nurul Husen Cisangu Gelar Upacara HUT RI ke-81, Tanamkan Semangat Nasionalisme dan Karakter Bangsa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://pedulibangsa.co">Peduli Bangsa</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>LEBAK, PB &#8211; Yayasan Nurul Husen yang beralamat di Kampung Buek, RT 011/RW 004, Desa Cisangu, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten, menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.</p>
<p>Kegiatan berlangsung dengan suasana yang khidmat dan dipenuhi semangat cinta tanah air. Upacara ini diikuti oleh seluruh keluarga besar yayasan, mulai dari tenaga pengajar, peserta didik, hingga warga masyarakat sekitar lingkungan yayasan.</p>
<p>Peringatan kemerdekaan kali ini bukan sekadar kegiatan seremonial belaka, melainkan dijadikan wadah untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme, kedisiplinan, persatuan, serta semangat gotong royong kepada generasi muda penerus bangsa.</p>
<p>Kepala Sekolah Yayasan Nurul Husen, Sumarna, menyampaikan bahwa peringatan HUT RI ke-81 ini harus dimaknai sebagai momen berharga untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus mengisi kemerdekaan dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat dan positif.</p>
<p>&#8220;Kemerdekaan yang kita nikmati saat ini adalah buah dari perjuangan dan pengorbanan para pahlawan kita. Tugas kita, terutama para pendidik dan generasi muda, adalah menjaga semangat perjuangan itu dengan cara belajar, berkarya, bersikap disiplin, serta senantiasa memberi manfaat bagi orang lain,&#8221; ujar Sumarna.</p>
<p>Lebih lanjut ia mengatakan, pendidikan memegang peranan sangat penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter, rasa tanggung jawab, dan rasa cinta yang mendalam terhadap bangsa dan negara.</p>
<p>&#8220;Kami berharap anak-anak tidak hanya mengenal kemerdekaan dari buku pelajaran semata, tetapi benar-benar memahami maknanya dalam kehidupan sehari-hari. Semangat merah putih harus tercermin dalam sikap, perilaku, kerja keras, persatuan, dan kepedulian kita terhadap sesama,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sumarna berharap momentum kemerdekaan ke-81 ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh warga yayasan untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik dan kondusif.</p>
<p>&#8220;Marilah kita jadikan kemerdekaan sebagai energi untuk terus melangkah maju. Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Dengan pendidikan yang baik, karakter yang kuat, dan semangat pantang menyerah, kita yakin mereka mampu menjadi generasi yang membanggakan keluarga, masyarakat, dan seluruh bangsa Indonesia,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Ia juga mengajak seluruh peserta upacara untuk selalu menjaga persatuan dan kebersamaan di tengah keberagaman yang kita miliki.</p>
<p>&#8220;Semangat kemerdekaan bukan hanya soal mengenang masa lalu, melainkan bagaimana kita bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik. Mulai dari lingkungan sekolah dan masyarakat, mari kita mulai dari hal-hal sederhana: saling menghargai, bekerja sama, disiplin, dan selalu berusaha memberikan yang terbaik,&#8221; pungkas Sumarna.</p>
<p>Upacara peringatan HUT RI ke-81 di Yayasan Nurul Husen pun berakhir sebagai momen refleksi sekaligus pengingat bahwa kemerdekaan yang telah diraih harus terus diisi dengan pendidikan, prestasi, karakter positif, dan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara<br />
( Deni)</p>
<p>Artikel <a href="https://pedulibangsa.co/2026/08/17/yayasan-nurul-husen-cisangu-gelar-upacara-hut-ri-ke-81-tanamkan-semangat-nasionalisme-dan-karakter-bangsa/">Yayasan Nurul Husen Cisangu Gelar Upacara HUT RI ke-81, Tanamkan Semangat Nasionalisme dan Karakter Bangsa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://pedulibangsa.co">Peduli Bangsa</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">21534</post-id>	</item>
		<item>
		<title>UPTD SMP Negeri 21 Sinjai Meriahkan HUT RI ke-81 Lewat Lomba Gerak Jalan</title>
		<link>https://pedulibangsa.co/2026/08/15/uptd-smp-negeri-21-sinjai-meriahkan-hut-ri-ke-81-lewat-lomba-gerak-jalan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Geram]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Aug 2026 23:16:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SINJAI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pedulibangsa.co/?p=21529</guid>

					<description><![CDATA[<p>SINJAI, PB — UPTD SMP Negeri 21 Sinjai turut ambil bagian dalam memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengikuti lomba gerak jalan tingkat Kecamatan Bulupoddo, Sabtu (15/8/2026). Partisipasi sekolah dalam ajang ini merupakan salah satu upaya nyata untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme, kedisiplinan, kekompakan, serta sportivitas di kalangan peserta didik. Para siswa [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://pedulibangsa.co/2026/08/15/uptd-smp-negeri-21-sinjai-meriahkan-hut-ri-ke-81-lewat-lomba-gerak-jalan/">UPTD SMP Negeri 21 Sinjai Meriahkan HUT RI ke-81 Lewat Lomba Gerak Jalan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://pedulibangsa.co">Peduli Bangsa</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SINJAI, PB — UPTD SMP Negeri 21 Sinjai turut ambil bagian dalam memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengikuti lomba gerak jalan tingkat Kecamatan Bulupoddo, Sabtu (15/8/2026).</p>
<p>Partisipasi sekolah dalam ajang ini merupakan salah satu upaya nyata untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme, kedisiplinan, kekompakan, serta sportivitas di kalangan peserta didik. Para siswa tampil antusias dan mengikuti seluruh rangkaian perlombaan dengan sikap yang tertib dan penuh disiplin.</p>
<p>Dengan barisan yang rapi serta gerakan yang kompak, kontingen UPTD SMP Negeri 21 Sinjai berusaha menampilkan penampilan terbaik mereka. Dukungan penuh juga diberikan oleh pihak sekolah melalui kehadiran para guru yang mendampingi dan terus memotivasi siswa sepanjang kegiatan berlangsung.</p>
<p>Kepala UPTD SMP Negeri 21 Sinjai, Razak, S.Pd., menyampaikan bahwa keikutsertaan siswa dalam lomba gerak jalan bukan semata-mata untuk mengejar kemenangan, melainkan juga sebagai sarana pembentukan karakter.</p>
<p>“Kegiatan seperti ini memberikan pengalaman yang berharga bagi anak-anak untuk belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan semangat pantang menyerah. Yang terpenting adalah mereka memperoleh pengalaman, belajar menghargai aturan, menjaga kebersamaan, dan berusaha memberikan yang terbaik. Ini juga merupakan bagian dari pendidikan karakter yang kami terapkan di luar ruang kelas,” ujar Razak.</p>
<p>Ia menambahkan, momentum peringatan kemerdekaan ini menjadi peluang bagi sekolah untuk semakin memperkuat rasa cinta tanah air dan semangat persatuan di lingkungan siswa.</p>
<p>“Lewat kegiatan gerak jalan ini, kami ingin menanamkan semangat kebangsaan kepada generasi muda. Mereka belajar bahwa keberhasilan suatu kelompok sangat bergantung pada kekompakan, kedisiplinan, dan kerja sama yang baik antar anggotanya,” tambahnya.</p>
<p>Diharapkan, pengalaman mengikuti lomba gerak jalan ini dapat menjadi kenangan berharga sekaligus mempererat hubungan kebersamaan antara siswa, guru, dan seluruh warga sekolah.</p>
<p>Lebih luas lagi, kehadiran UPTD SMP Negeri 21 Sinjai turut menyemarakkan suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Bulupoddo yang dipenuhi semangat persatuan, sportivitas, dan kegembiraan masyarakat.</p>
<p>Artikel <a href="https://pedulibangsa.co/2026/08/15/uptd-smp-negeri-21-sinjai-meriahkan-hut-ri-ke-81-lewat-lomba-gerak-jalan/">UPTD SMP Negeri 21 Sinjai Meriahkan HUT RI ke-81 Lewat Lomba Gerak Jalan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://pedulibangsa.co">Peduli Bangsa</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">21529</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Bojong Menteng Bergotong Royong Perbaiki Jalan</title>
		<link>https://pedulibangsa.co/2026/08/15/warga-bojong-menteng-bergotong-royong-perbaiki-jalan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Geram]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Aug 2026 10:43:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BANTEN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pedulibangsa.co/?p=21526</guid>

					<description><![CDATA[<p>SERANG, PB — Warga Kampung Bojong Menteng, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, Banten, bahu-membahu melaksanakan pengecoran jalan sebagai langkah pemeliharaan sekaligus peningkatan kualitas infrastruktur di lingkungan mereka. Pekerjaan ini dilakukan menyusul ditemukannya sejumlah bagian jalan yang mulai retak dan dikhawatirkan dapat mengganggu kenyamanan serta keamanan pengguna. Melihat kondisi tersebut, warga sepakat berinisiatif melakukan perbaikan agar [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://pedulibangsa.co/2026/08/15/warga-bojong-menteng-bergotong-royong-perbaiki-jalan/">Warga Bojong Menteng Bergotong Royong Perbaiki Jalan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://pedulibangsa.co">Peduli Bangsa</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SERANG, PB — Warga Kampung Bojong Menteng, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, Banten, bahu-membahu melaksanakan pengecoran jalan sebagai langkah pemeliharaan sekaligus peningkatan kualitas infrastruktur di lingkungan mereka.</p>
<p>Pekerjaan ini dilakukan menyusul ditemukannya sejumlah bagian jalan yang mulai retak dan dikhawatirkan dapat mengganggu kenyamanan serta keamanan pengguna. Melihat kondisi tersebut, warga sepakat berinisiatif melakukan perbaikan agar jalan kembali kuat dan layak dipakai untuk berbagai aktivitas sehari-hari.</p>
<p>Suhenda, selaku ketua pelaksana kegiatan, menyebut upaya ini merupakan cerminan kepedulian warga terhadap fasilitas umum yang ada di sekitar mereka.</p>
<p>“Awalnya kami melihat ada bagian jalan yang mengalami keretakan. Karena itu, warga bersatu melakukan pengecoran sebagai bentuk perawatan. Tujuannya supaya jalan ini kembali kokoh dan nyaman dilalui siapa saja,” ungkap Suhenda.</p>
<p>Lebih dari sekadar pekerjaan fisik, kegiatan ini juga menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dan kerja sama warga dalam menjaga aset yang dimiliki bersama.</p>
<p>Suhenda berharap hasil perbaikan tersebut dapat memberi manfaat jangka panjang bagi seluruh warga Kampung Bojong Menteng. Ia juga mengajak semua pihak untuk turut merawat jalan yang telah diperbaiki.</p>
<p>“Kami ingin perawatan ini sungguh berguna bagi masyarakat. Yang terpenting, jalan bisa kembali berfungsi optimal dan semua warga mau ikut menjaganya agar tetap awet,” ujarnya.</p>
<p>Pengecoran jalan ini sekaligus menegaskan betapa pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga dan meningkatkan mutu infrastruktur lingkungan melalui kerja sama yang saling mendukung. (Deni )</p>
<p>Artikel <a href="https://pedulibangsa.co/2026/08/15/warga-bojong-menteng-bergotong-royong-perbaiki-jalan/">Warga Bojong Menteng Bergotong Royong Perbaiki Jalan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://pedulibangsa.co">Peduli Bangsa</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">21526</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
