Sinjai, PB – Suasana duka menyelimuti jajaran Pemerintah Kabupaten Sinjai atas wafatnya mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sinjai, Ir. Tjetjep Maman. Sebagai bentuk penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdiannya kepada daerah, Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif memimpin langsung upacara persemayaman almarhum sebelum diberangkatkan ke tempat peristirahatan terakhir.
Upacara persemayaman yang berlangsung di rumah duka berlokasi di Jalan Abu Bakar AT pada Senin (16/6/2026), dihadiri oleh keluarga besar almarhum, jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Sinjai, rekan kerja, serta masyarakat yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir.
Dalam sambutannya, Bupati Ratnawati menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kepergian almarhum. Menurutnya, Ir. Tjetjep Maman merupakan sosok birokrat yang telah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan Kabupaten Sinjai, khususnya saat mengemban amanah sebagai Kepala Dinas PUPR.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Sinjai, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Ir. Tjetjep Maman. Beliau adalah sosok yang telah mendedikasikan tenaga, pikiran, dan pengabdiannya untuk kemajuan daerah ini,” ujarnya.
Bupati menuturkan bahwa selama menjalankan tugasnya, almarhum dikenal sebagai pribadi yang disiplin, pekerja keras, serta memiliki komitmen tinggi dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di Kabupaten Sinjai.
Menurutnya, berbagai karya dan pengabdian yang telah ditinggalkan almarhum menjadi bagian dari perjalanan pembangunan daerah yang akan selalu dikenang oleh masyarakat dan pemerintah daerah.
“Kepergian beliau tentu meninggalkan duka bagi kita semua. Namun semangat pengabdian, dedikasi, dan keteladanan yang beliau tunjukkan selama bertugas akan menjadi inspirasi bagi generasi penerus aparatur sipil negara di Kabupaten Sinjai,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Ratnawati juga mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan almarhum agar segala amal ibadah dan pengabdiannya diterima di sisi Allah SWT. Selain itu, keluarga yang ditinggalkan diharapkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini.
Usai upacara persemayaman, jenazah Ir. Tjetjep Maman kemudian diberangkatkan menuju tempat pemakaman di Mangngottong, diiringi doa dan penghormatan terakhir dari keluarga, sahabat, dan para pelayat yang hadir.
Kepergian Ir. Tjetjep Maman menjadi kehilangan bagi Pemerintah Kabupaten Sinjai. Almarhum dikenang sebagai salah satu putra terbaik daerah yang telah memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan dan kemajuan Kabupaten Sinjai.

















