Lebak, Banten, PB – Senja Ramadhan di pusat Kota Rangkasbitung terasa berbeda. Insan pers yang tergabung dalam Forum Wartawan Solid (FWS) turun langsung ke jalan membagikan 50 paket ta’jil kepada para lansia, tukang becak, pemulung, dan pekerja harian yang masih bertahan mencari rezeki hingga jelang berbuka, Minggu (1 Maret 2026).
Kegiatan berlangsung di Jalan Multatuli No. 4, tepat pukul 17.30 WIB. Waktu tersebut sengaja dipilih untuk menyentuh para “pejuang senja” yang tetap bekerja hingga detik terakhir sebelum azan Magrib berkumandang.
Suasana haru tak terelakkan. Senyum dan ucapan syukur mengiringi pembagian paket sederhana yang sarat makna itu. Bagi sebagian orang mungkin hanya sekadar makanan berbuka, namun bagi mereka yang menerima, perhatian dan kepedulian menjadi nilai yang jauh lebih berharga.
“Biasanya saya berbuka dengan apa adanya. Hari ini ada yang datang menyapa dan peduli. Rasanya hangat sekali,” ujar seorang lansia dengan mata berkaca-kaca.
Ketua Umum FWS, Aji Rosyad, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen sosial jurnalis untuk selalu hadir di tengah masyarakat.
“Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang menumbuhkan empati. Jurnalis tidak boleh hanya tajam dalam menulis, tetapi juga peka dalam merasakan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa pena, empati, dan aksi nyata harus berjalan beriringan,” ujarnya.
Sekretaris Jenderal FWS, David, menyampaikan bahwa momentum berbagi di penghujung hari memiliki makna tersendiri. “Kami memilih waktu menjelang berbuka karena di saat itulah para pekerja jalanan masih berjuang menyelesaikan hari mereka. Kehadiran kami mungkin sederhana, namun kami berharap bisa menjadi penguat semangat dan pengingat bahwa mereka tidak sendiri,” tuturnya.
Kegiatan berlangsung tertib dan jauh dari kesan seremonial. Tanpa panggung dan tanpa protokoler berlebihan, para jurnalis menyapa langsung masyarakat dengan pendekatan humanis.
Ramadhan tahun ini kembali menjadi momentum refleksi bagi FWS, membuktikan bahwa keberpihakan pada rakyat tak hanya tertuang dalam tulisan, tetapi juga dalam langkah nyata di lapangan.( Deni)



















