Sinjai, PB – Pemerintah Desa Saukang Kecamatan Sinjai Timur mulai menghasilkan program ketahanan pangan tahun 2025 dengan budidaya ayam petelur yang dikelola oleh BUMDes Mandiri Sejahtera, dengan nilai anggaran sebesar Rp160.666.800. Program ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kemandirian pangan desa serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kepala Desa Saukang, Waris, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa dalam menciptakan desa yang mandiri secara pangan dan berdaya secara ekonomi. “Pengelolaan ketahanan pangan tahun 2025 difokuskan pada BUMDes, sehingga pengelolaannya lebih terstruktur serta dapat memberikan hasil yang maksimal dan menghasilkan pendapatan asli desa,” ungkap Waris pada Rabu (07/04/2026).
Sebagai tahap awal, budidaya ayam petelur dilakukan di Dusun Manggotong dengan populasi sebanyak 500 ekor. Sejak mulai memproduksi pada bulan Januari 2026, program ini mampu menghasilkan sekitar 500 butir telur per hari. Selain memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat, telur tersebut juga dipasarkan melalui dapur MBG, mendukung ketersediaan pangan bergizi yang terjangkau.
Melalui pendekatan berbasis kolaborasi dan efisiensi, diharapkan budidaya ayam petelur ini dapat memperkuat ketahanan pangan dari tingkat paling dasar serta mendorong roda perekonomian desa agar semakin meningkat ke depannya.

















