Aniaya Anak dibawah Umur, Oknum Lurah di Sinjai “di Polisikan” Warganya

Sinjai_PeduliBangsa– Pandemi covid 19 menjadi salah satu faktor peningkatan kasus kekerasan terhadap Perempuan dan anak di beberapa daerah, Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana ( DP3AP2KB) Sinjai saat ini juga gencar melakukan sosialisasi pencegahan Kekerasan terhadap perempuan dan anak di Desa-Desa.

Namun disisi Lain Bumi Panrita Kitta sebutan untuk daerah Kabupaten Sinjai masih Kerap beredar Berita di Media Sosial terkait tindak pidana Kekerasan terhadap Perempuan dan anak.

Seperti yang terjadi baru-baru ini salah Seorang Oknum Lurah berinisial (BB) warga Kelurahan Samaenre Kecamatan Sinjai Tengah Kabupaten Sinjai diduga menganiaya anak dibawah umur. Korban berinisial Am (17) adalah Salah satu Siswa SMA Neg 7 Sinjai Warga Kelurahan Samaenre saat ini telah menjalani pemeriksaan di Puskesmas guna mendapatkan hasil Visum terkait dengan kejadian yang menimpanya/ Kamis/25/11/2021.

Oknum BB yang diketahui bertugas di Kelurahan Samaenre diduga melakukan penganiayaan karena kesal terhadap korban.

Saat itu korban (AM) yang sedang berada di sekolah tengah menjalani Proses diruang BK karna korban terlibat perselisihan dengan teman sekolahnya, tiba-tiba Oknum BB masuk ke ruang BK dan langsung meninju Korban Tanpa bertanya, mirisnya kejadian tersebut diduga Pelaku menganiaya korban dihadapan beberapa Guru.

Saya lagi di Ruang BK karna dipanggil guru BK, tiba-tiba Pak lurah datang dan langsung masuk keruangan lalu memukul leher saya pak, lalu dia panggil saya keluar ruangan untuk berkelahi”

Orang tua AM yang tidak terima anaknya di aniaya kini telah melapor ke UPT PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak)Sinjai Guna mendapatkan Pendampingan Hukum terkait kejadian yang menimpa anaknya.

ditemui di halaman Mapolres Sinjai Wawan Irmansyah Dari UPT PPA Sinjai membenarkan laporan tersebut,

Kami telah Mendampingi klient melapor ke Polres Sinjai yang ditandai dengan Surat bukti lapor Nomor: TBL/170/XI/2021/RES SINJAI.
Sangat disayangkan hal ini terjadi, mestinya Oknum tersebut jangan langsung main hakim sendiri, kan di sekolah sudah ada yang namanya Guru BK, Jadi serahkanlah dulu ke pihak Sekolah karna awal mula terjadinya masalah terjadi didalam lingkup Sekolah”. Pungkasnya.

Sekedar diketahui kejadian tersebut terjadi di lingkungan SMA neg 7 Sinjai.(red)