Tinjau Perbaikan Jalan Jembatan di Watampone, Legislator AIA Diapresiasi Warga

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) didampingi Staf Ahlinya, Sultan Tajang saat meninjau proyek perbaikan (preservasi) jalan dan jembatan nasional Watampone-Pompanua-Tarumpakae, Sulawesi Selatan. (ist)

Watampone, Pedulibangsa.co — Proyek perbaikan (Preservasi) jalan dan jembatan nasional Watampone-Pompanua-Tarumpakae, Sulawesi Selatan yang dikerjakan PT Bumi Karsa merupakan proyek multiyears dengan nilai kontrak Rp109 miliar dari APBN 2020.

Proyek ini merupakan hasil aspirasi masyarakat dari Dapil ll Sulsel yang diperjuangkan Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA).

Belakangan, AIA yang didampingi Tenaga Ahli Dapil Sultan Tajang datang untuk meninjau langsung lokasi pekerjaan di Jalan Poros Kabupaten Bone-Sinjai.

Ia memastikan pengerjaan jalan dan jembatan trans provinsi tersebut berjalan tanpa ada kendala di lapangan. AIA berharap dengan selesainya pengerjaan preservasi jalan dan jembatan, perekonomian di Sulsel dapat meningkat.

“Tentu dengan kondisi jalan yang baik, ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat di Sulsel, karena dapat mempercepat jalur distribusi logistik,” kata Politisi Partai Gerindra ini.

Kepala satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah l Sulsel, Arifin Tahir mengatakan bahwa pengerjaan jalan tersebut sudah berjalan sejak tanda tangan kontrak 23 April 2021 lalu.

Arifin juga menjelaskan bahwa pengerjaan preservasi jalan sepanjang 160 Km tersebut sudah mencapai 61 persen dan dipastikan selesai sesuai target.

“Sudah mencapai 61 persen. Target penyelesaian akhir Desember 2021 mendatang,” ungkapnya, Rabu (3/11/2021).

Terpisah, Burhan, warga Kabupaten Bone menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada AIA yang telah memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada Puang Andi Iwan Darmawan Aras yang sudah memperjuangkan masyarakat disini. Apalagi ini sangat membahayakan jalan nasional kalau pengerjaannya tidak segera dilaksanakan,” tuturnya.

Selain proyek perbaikan (preservasi) jalan dan jembatan nasional Watampone-Pompanua-Tarumpakae yang telah diperjuangkan AIA, pengerjaan penanganan longsor di Watampone-Pompanua-Ulugalung (Cempa) yang sebelumnya terhambat, kini dilanjutkan dengan anggaran Rp47 miliar. (**)