Pelatihan Khatib dan Imam Resmi di Tutup, ini Pesan Pemkab Sinjai

Sinjai_PeduliBangsa-, Asisten I Setdakab Sinjai, Zainal Arifin Nur yang Mewakili Pemkab Sinjai resmi menutup training atau pelatihan Khatib dan Imam yang diikuti sebanyak 40 peserta di Gedung Pertemuan Jalan Persatuan Raya, Kecamatan Sinjai Utara, Rabu (23/6/2021) sore.

Atas nama pemerintah daerah dalam kesempatan itu, Zainal
mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh peserta yang telah mengikuti training tersebut dengan penuh semangat dari awal sampai akhir.

Tentu kata dia, selama pelatihan peserta telah memperoleh banyak ilmu baru, atau paling tidak menyegarkan kembali ilmu yang telah dimiliki sebelum mengikuti pelatihan.

Bahkan, peserta telah memperoleh sertifikat dari penyelenggara sebagai lesensi atau jaminan telah mengikuti training khatib dan imam. Hal tersebut ungkapnya, berarti mereka telah dinyatakan memiliki kemampuan untuk menjadi seorang Khatib dan Imam.

Oleh sebab itu saya dan kita semua berharap bahwa Kabupaten Sinjai telah memilki asset baru sebagai Khatib dan Imam yang menjawab persoalan kekurangan dai dan khatib khususnya di desa desa,” ujar Zainal saat membacakan sambutan Bupati ASA.

Meski begitu, dia berharap agar para peserta agar melakukan kegiatan magang di masjid masing-masing, menularkan ilmu yang didapatkan dari kegiatan pelatihan ini.

“Hal ini perlu terus dilakukan sebagai proses pembelajaran yang tidak terhenti, apalagi setelah dinobatkan sebagai anggota Forum Dai nantinya, maka tentunya harus terus menambah dan mengasah kemampuan dalam berdakwah ditengah masyarakat,” imbuhnya.

Terakhir, Zainal mewakili Bupati Sinjai menyampaikan terima kasih
kepada Ma’had Al-Birr Unismuh Makassar yang merupakan perwakilan Yayasan Asia Muslim Charity Foundation (AMCF) dan Baznas karena telah menyelenggerakan training tersebut.

“Kami berharap agar kegiatan seperti ini tetap berlanjut, sehigga ke depan Kabupaten Sinjai memiliki dai yang semakin berkualitas untuk memenuhi kebutuhan kepada masyarakat di Bumi Panrita Kitta,” harapnya.

Penutupan training yang digelar sejak Sabtu 19-23 Juni, turut dihadiri Kabag Kesra Setdakab Sinjai, Muh. Ruzli, Direktur AMCF, Lukman Samad dan Ketua Baznas Sinjai, Ahmad Muzakkir.