Polres Sinjai di Demo,!!! PMII Desak Kasus Premanisme Segera di Tindak Lanjuti

Sinjai_PeduliBangsa-, Akibat adanya tindakan premanisme yang dilakukan oleh aparat desa di depan kantor(PMD) pemberdayaan masyarakat dan desa,(PMII) pergerakan mahasiswa Islam Indonesia,kembali melakukan aksi di depan polres Sinjai,Senin(21/06/2021)

Syahrul sebagai koordinator lapangan mengatakan,terkhusus di Kabupaten Sinjai dimana premanisme begitu marak diperbincangkan dikalangan masyarakat dan mahasiswa pada saat menyampaikan aspirasi didepan kantor birokrasi. Tindakan tersebut dikecam lansung oleh sekelompok oknum yang tidak bertanggung jawab yang mengakibatkan adanya tindakan premanisme sehingga untuk menyampaikan pendapat dimuka umum seringkali terjadi kepada mereka yang memperjuangkan aspirasi masyarakat.


Aksi demonstrasi yang di lakukan oleh PC PMII Sinjai saat di depan kantor PMD Kab.Sinjai berubah ricuh karena adanya oknum dengan tindakan premanisme yang dilakukan oleh aparat desa, dimana kejadian tersebut menyebabkan Kader PMII mendapatkan luka.

Kebebasan menyampaikan pendapat dimuka umum diatur dalam undang-undang, namun justru tindakan yang sifatnya represif dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab membuat hal tersebut mengubah paradigma tentang kebebasan berpendapat yang kemudian dibungkam oleh kekuasaan.


Maka dari itu kami dari (PMII) Kabupaten Sinjai menuntut Kapolres Sinjai agar menindak lanjuti kasus premanisme yang terjadi di Kabupaten Sinjai dan terjun lansung ke lapangan untuk menyelidiki kasus–kasus tersebut.

Dengan Tuntutan :
-Mendesak Kapolres Sinjai Untuk Segera Menangkap Pelaku Penganiayaan Terhadap Kader pmii Sinjai.
-Hentikan Cara Arogan Dan Kekerasan Dalam Mengamankan Massa Aksi.

Sementara tanggapan dari Kasat Reskrim polres Sinjai IPTU ABUSTAM, SH.,MH,
Laporan sudah kami terima dan hari ini kami masih dalam proses pemeriksaan semua saksi-saksi yang ada di TKP dan selanjutnya kami akan melakukan gelar perkara untuk memastikan laporan ini sesuai dengan penyelidikan dan akan berjalan secara Profesional dan akuntabel”tutupnya