Cita-Cita jadi Bupati. AMM: “Kalah Menang itu Biasa, yang Penting kita Sudah Melakukan Ikhtiar”

Sinjai_PeduliBangsa-, Bicara tentang Sosok Putra daerah Sinjai mungkin ada satu hal yang saat ini banyak dibicarakan Di kalangan masyarakat Kabupaten Sinjai pada umumnya,

Pria bersahaja yang juga kerap bertarung di kanca perpolitikan di Kabupaten Sinjai kini mulai sering terlihat kembali ditengah tengah masyarakat

Siapa yang tak kenal pria yang satu ini, Putra daerah bumi Panrita Kitta yang santer menjadi bahan Perbincangan di media sosial.

selasa 4 Mei 2021 Sosok pria dengan nama akronim AMM ( Andi Mahyanto Masda) terlihat hadir di acara Bukber (Buka Bersama) di salah satu rumah warga Sinjai Selatan


Ditemui tim Media di sela-sela perbincangan dengan kerabatnya,
mahyanto menegaskan jika merawat silaturahmi menggambarkan aktivitas hubungan antar sesama manusia. aktivitas yang dimaksud adalah aktivitas saling mempererat tali persaudaraan dan kekerabatan.



terlihat saat dirinya rajin bertemu kerabatnya dan kerap membagikannya di laman media sosial miliknya.


Mahyanto lebih banyak bercerita terkait pengalamannya saat maju di pilkada sinjai lalu,

saya banyak pengalaman saat bertarung pada pilkada sinjai sebelumnya, dari situ kita belajar dalam kompetisi kalah menang itu biasa, yang penting kita sudah melakukan ikhtiar,” katanya.

dia ingat saat dirinya kalah pada pilkada 2018 lalu, hal yang membuatnya sedih adalah pendukungnya.

bagi saya kalah menang soal biasa, namun yang membuat sedih adalah pendukung, orang-orang yang berjuang bersama, itulah yang membuat saya sedih jika mengingat pengorbanan mereka untuk pertarungan di pilkada,” tuturnya.

Saat di tanya terkait soal Pilkada Sinjai mendatang

kita lihat nanti Dinda , kalau saya jadi bupati maka kita akan selalu kumpul-kumpul seperti ini, gaya saya memang begini selalu berdiskusi dengan siapapun tanpa sekat,” guraunya.

andi mahyanto adalah putra asli sinjai dan berdomisili di sinjai timur, advokad jebolan hukum Unhas Makassar ini mengaku memang bercita-cita jadi bupati sinjai, dia ingin membangun tanah kelahirannya.

pada pilkada 2018 lalu dirinya yang berpasangan dengan (alm) sabirin yahya yang didiskualifikasi oleh KPU (Komisi Pemilihan Umum) menjelang pemilihan.(w/f/tq)