Ada Apa di Balik Kontrak Kerja PT.Gunung Raya Bulukumba dengan embatan Bialo


Bulukumba_PeduliBangsa– Pekerjaan Proyek Jembatan Bialo di duga akan terbengkalai akibat tidak ada aktifitas dari pemenang tender yaitu PT.Gunung Raya Bulukumba.


Dinas PU.PR Proyek Jembatan Bialo telah berkontrak kerja dengan Penyedia PT.Gunung Raya Bulukumba sejak tgl.04/03/2021 sampai dengan 29/10/2021 dan dalam kontrak yang telah di tanda tangani.

Olehnya itu penggiat anti korupsi (LAKI) yang ditemui oleh awak media akan bersurat ke KPK menyangkut soal kontrak tersebut dapat di nyatakan kadaluarsa dan cacat dalam prosedural dalam berkontrak kerja.

Apalagi dalam berkontrak kerja dengan pemenang tender PT.Gunung Raya Bulukumba adalah 14 hari kerja, namun belum ada tanda-tanda aktifitas hingga saat ini.

Dari hasil pantauan awak media terdapat keganjilan dalam hal berkontrak karena berdasarkan Permendagri no.77 tahun 2021 sangat jelas bahwa yang harus menandatangani kontrak tersebut adalah KPA/PA sedangkan di sinyalir yang menanda tangani kontrak itu adalah PPK, ada apa di balik sandiwara kontrak kerja itu?.

Ironisnya Dinas PUPR seakan tidak peduli dengan hal tersebut, olehnya itu di minta kepada anggota Legislatif yang membidangi pembangunan untuk turun kelapangan bersama Bupati Bulukumba, untuk melakukan bukti fisik di lapangan,apa sesungguhnya terjadi.

karena hal ini dapat menimbulkan kerugian negara karena dana itu bersumber dari APBD Bulukumba maka kami masyarakat meminta kepada Tipikor dan kejaksaan untuk segera membentuk Timsus dalam rangka penyelidikan untuk di BAP kan sekarang.(adv)