Penambahan Anggaran Kementan 4,19 Triliun untuk Ketersediaan Pangan dan Padat Karya

Jakarta_PeduliBangsa– Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyetujui anggran belaja tambahan (ABT) untuk Kementerian Pertanian (Kementan) sebesar 4,19 triliun dari kebutuhan yang diajukan sebesar 8,4 triliun. Anggaran itu nantinya akan dipergunakan untuk berbagai kegiatan utama pada lingkup eselon 1 Kementan. Diantaranya peningkatan ketersediaan pangan nasional.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI pada Kamis, 8 April 2021 mengatakan bahwa ABT kementan secara rinci digunakan pada kegiatan peningkatan ketersediaan pangan sebesar 3,42 triliun dan kegiatan padat karya sebesar 771, 25 miliar.

Selanjutnya anggaran belanja tambahan 4,19 triliun itu digunakan untuk anggaran belanja Dirjen Tanaman Pangan sebesar 1,95 triliun dan Dirjen Hortikukultura sebesar 38,03 miliar,” ujar Mentan Kamis siang.

Selain itu, alokasi tambahan ini juga digunakan pada Dirjen Perkebunan sebesar 337,31 miliar, Dirjen peternakan sebesar 615,31 miliar, Dirjen PSP sebesar 890,22 miliar, Balitbangtan sebesar 234,20 miliar dan BPPSDMP sebesar 128,25 miliar.

Adapun untuk implementasi kegiatan utamanya ialah meningkatkan komoditas tanaman pangan seperti padi, jagung dan kedelai (Pajale) serta kegiatan perkebunan seperti perluasan dan peningkatan komoditas buah kelengkeng, tebu dan kopi.

Kemudian, kata Mentan, alokasi tersebut digunakan juga pada kegiatan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan melalui peningkatan komoditas susu perah, peningkatan produksi daging sapi, daging itik dan kerbau.

“Yang kelima kami tingkatkan Alsintan dan padat karya, kalu inovasi teknologi, riset dan pengembangan inovasi kolaboratif serta dukungan pengawalan dan pendampingan kepada penyuluh,” tutupnya.(adv)