Soal Dualisme KNPI Sulsel di Musda Sinjai, Akankah Berakhir?!

Suasana pelaksanaan Rapimda DPD II KNPI Kabupaten Sinjai di Aula Hotel Rofina Sinjai. (ist)

Sinjai, Pedulibangsa.co — Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) DPD II KNPI Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan berlangsung di Aula Hotel Rofina Sinjai, Jumat (25/12/2020). Setelah Rapimda, besok hingga lusa akan dilanjutkan rapat Musyawarah Daerah (Musda) untuk memilih dan menetapkan pucuk pimpinan.

Pembukaan Rapimda yang tetap mengedepankan protokol kesehatan cegah Covid-19 ini, tampak diikuti 19 OKP, dan 7 DPK KNPI se-Kabupaten Sinjai. Turut hadir Sekretaris DPD I KNPI Provinsi Sulawesi Selatan, Surahman Batara dari versi Arham Basmin Mattayang, Ketua DPD II KNPI Kabupaten Sinjai, Satria Ramli beserta pengurus.

“Kami sangat mengapresiasi langkah-langkah KNPI Sinjai dalam menjaga keutuhan dan kekompakan pemudanya. Dapat jadi contoh pelaksanaan kegiatan ditengah pandemi Covid-19, juga disaat polemik KNPI di tingkat provinsi,” ungkap Surahman Batara.

Berbeda dengan DPD I KNPI Provinsi Sulawesi Selatan versi Nurkanita Maruddani Kahfi. Dia lebih memilih tidak hadir.

Bahkan beberapa hari sebelum Rapimda ini digelar, Nurkanita melayangkan surat bernomor 304/B/Sek/XII/2020, perihal penyampaian penundaan jadwal Rapimda dan Musda Pemuda/KNPI Sinjai dikarena berpotensi tidak sesuai mekanisme organisasi berdasarkan hasil rapat pengurus harian DPD I KNPI Provinsi Sulawesi Selatan tertanggal 21 Desember 2020.

Nurkanita kemudian secara tegas melayangkan surat susulan yang memuat Surat Keputusan pengangkatan pelaksana tugas (Plt) DPD II KNPI Kabupaten Sinjai.

Nurkanita mengeluarkan surat tersebut, karena Ketua DPD II KNPI Kabupaten Sinjai Satria Ramli dianggap tidak mengindahkan penyampaian penundaan dan tetap ngotot menyelenggarakan Rapimda dan Musda.

“Melihat perkembangan dinamika kepengurusan DPD II KNPI Kabupaten Sinjai yang tidak mematuhi aturan Pedoman Organisasi, maka kita menunjuk saudara Soemitro Emin Praja (Ketua Bidang Maritim DPD I KNPI Provinsi Sulawesi Selatan) sebagai Plt. DPD II KNPI Kabupaten Sinjai,” kata Ketua Korwil DPD I KNPI Sulsel, Irfan Badri kepada awak media, Kamis (24/12/2020) kemarin.

Irfan Badri juga mengaku, pihaknya sudah mengambil langkah dengan mendudukan OKP di Sinjai. “Kami sudah rapat bersama, hasilnya 19 OKP di Sinjai tidak akan menghadiri Rapimda dan Musda KNPI Sinjai, karena mereka sadar ada mekanisme yang dilanggar,” katanya.

Namun hingga Rapimda sukses digelar, sejumlah OKP dan DPK se-Kabupaten Sinjai yang hadir bersepakat Musda tetap dilaksanakan besok.

“Salah satu hasil Rapimda hari ini adalah menyepakati materi Musda yang akan dibahas besok hari. Karena tidak ada peserta dari OKP maupun DPK yang mempersoalkan jadwal Musda yang akan dilaksanakan besok, maka ini disepakati,” pungkas Jumain, Stering Committe yang memimpin Rapimda.

Sekedar diketahui, kepengurusan KNPI Sulsel saat ini mengalami dualisme antara Nur Kanita Maruddani Kahfi dan Arham Basmin Mattayang. (red)